News Update :

Jam Terbang

Kelas 5 SD Prima

Kelas 5 SD Prima
Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Rangkuman Materi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rangkuman Materi. Tampilkan semua postingan

USAHA MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN INDONESIA (PASCA TAHUN 1945)

Penulis : Unknown on Senin, 04 Mei 2015 | 14.35

Senin, 04 Mei 2015

Sebelum memperoleh kemedekaan, bangsa Indonesia terlebih dahulu memproklamasikan kemerdekaannya yang dikenal dengan “Proklamasi Kemerdekaan”. Proses ini berawal dari terdengarnya berita kekalahan Jepang dari pihak sekutu, seketika juga kelompok pemuda mendesak Sukarno-Hata untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Bangsa Indonesia. Akan tetapi dengan alasan menunggu janji Jepang untuk memberikan kemerdekaan Indonesia, Sukarno-Hata tidak dengan segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Hal inilah yang mendorong para pemuda melakukan aksi penculikan terhadap Sukarno-Hata ke Rengasdengklok yang akhirnya dikenal dengan “Peristiwa Rengasdengklok”. Proses perumusan teks prokalamasi kemerdekaan bertempat di rumah Laksamana Muda Tadashi Maeda dengan tujuan keamanan dan tidak terganggu oleh pihak Jepang.

        Upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia melalui berbagai upaya, yaitu perlucutan senjata Jepang, menghadapi tentara sekutu dan NICA, serta perjuangan politik untuk mendapatkan pengakuan internasional. Kedatangan pihak sekutu ke Indonesia dengan tujuan melepaskan tawanan perang tentara sekutu dari Jepang dan melucuti tentara Jepang pada awalnya diterima dengan baik oleh rakyat Indonesia. Namun setelah tahu kedatangan sekutu diboncengi oleh NICA (Netherlands Indies Civil Administration) dengan tujuan Belanda ingin menguasai kembali wilayah Indonesia, akhirnya terjadilah konflik di berbagai daerah di Indonesia. Pada masa itu Belanda melalui pemimpin Van Mook membentuk Negara-negara bagian, yaitu NIT (Negara Indonesia Timur), Negara Pasundan, Daerah Istimewa Borneo Barat, Negara Madura, Negara Sumatra Timur, Negara Jawa Timur.
Perjuangan Bersenjata dalam Usaha Mempertahankan Kemerdekaan
1.  Pertempuran Lima Hari di Semarang (14-19 Oktober 1945)
Pada peristiwa ini gugur Dokter Karyadi yang ditembak pasukan Jepang. Akhirnya pecah perang antara pasukan Jepang dengan rakyat Indonesia dan pasukan Jepang yang mengakibatkan banyaknya korban.
komentar | | Read More...

I P A : JENIS BATUAN | Batuan Beku, Sedimen, dan Metamorf

Penulis : Unknown on Jumat, 27 Maret 2015 | 20.33

Jumat, 27 Maret 2015

Batuan Beku : batuan yang terbentuk karena pembentukan magma dan lava yang membeku
 magma adalah batuan cair dan sangat panas yang berada di dalam kerak bumi/perut bumi
lava adalah magma yang mencapai permukaan bumi


1)     Batu Apung
Batu Apung
o  Ciri : warna keabu-abuan, berpori-pori, bergelembung, ringan, terapung dalam air
o  Cara terbentuk : dari pendinginan magma yang bergelembung-gelembung gas
o  Kegunaan : untuk mengamplas atau menghaluskan kayu, di bidang industri digunakan sebagai bahan pengisi (filler), isolator temperatur tinggi dan lain-lain.
komentar | | Read More...

Pentingnya Menjaga Keutuhan Wilayah NKRI

Penulis : Unknown on Rabu, 25 Maret 2015 | 10.29

Rabu, 25 Maret 2015


Penduduk Indonesia dengan keanekaragaman suku bangsa tersebar di seluruh wilayah kepulauan Indonesia. Keadaan penduduk yang tersebar dipelosok nusantara akan mudah terpecah belah jika masih menonjolkan kepentingan suku, dan golongan oleh karena itu penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan dengan senantiasa berpegang pada semboyan bhinneka tunggal ika. Bhinneka Tunggal Ika berasal dari Bahasa Sansekerta, artinya walau berbeda-beda tetap satu jua. Meskipun kita berasal dari suku bangsa yang berbeda-beda, tetapi tetap satu bangsa, yaitu bangsa Indonesia.

Mengingat wilayah Indonesia sangat luas dan hidup beraneka ragam suku bangsa, budaya, bahasa, dan agama, maka keutuhan NKRI sangat rawan terpecah. Oleh karena itu harus ada rasa saling menghargai dan menghormati. Negara yang tidak terpecah-belah akan mudah mencapai tujuan nasionalnya. Rakyat yang mendiami wilayah negara tersebut akan merasa aman, nyaman, dan damai. Pembangunan akan berjalan lancar sehingga kesejahteraan rakyat akan meningkat. Dampak positif akan dirasakan oleh rakyat.

Sebaliknya, jika negara terpecah belah, suasana menjadi tidak aman. Jika suasana tidak aman maka pembangunan akan terhambat. Pembangunan yang terhambat akan merugikan seluruh rakyat. Dengan demikian, cita-cita untuk mencapai suatu negara yang berdaulat, adil, makmur, sejahtera, dan bermartabat tidak akan tercapai.

Menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah tugas seluruh rakyat Indonesia. Bangsa Indonesia harus selalu bersatu mempertahankan keutuhan wilayah NKRI. Ancaman terhadap suatu daerah adalah ancaman terhadap seluruh bangsa Indonesia. Aset kekayaan negara harus tetap dijaga sampai titik darah penghabisan jangan sampai pindah ke tangan penjajah.

Diera pembangunan ini, tugas dan kewajiban kita adalah mengisi kemerdekaan dengan pembangunan. Sebagai pelajar, kita dapat mengisi pembangunan ini dengan cara bekerja keras dan tekun dalam belajar.

Gangguan Terhadap NKRI

Sebuah bangsa akan kuat jika rakyatnya bersatu. Seperti lidi, jika hanya satu akan mudah patah, namun jika bergabung diikat menjadi satu akan menjadi kuat. Tidak adanya persatuan atau perpecahan akan mengancam keutuhan suatu negara.

Banyak ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara, ancaman dapat datang baik dari dalam maupun luar.

1.       Ancaman dari Luar
Ancaman yang datang dari luar, meliputi bidang-bidang berikut :
a.        Bidang Politik
Ancaman atau gangguan dalam bidang politik. Antara lain:
-       Ikut campunya negara lain dalam masalah dalam negeri Indonesia
-       Tindakan mengklaim sebagian wilayah Indonesia oleh negara lain.
b.       Bidang Ekonomi
Ancaman dalam bidang ekonomi, contohnya berupa pengambilalihan sumber daya alam Indonesia oleh negara lain secara tidak bertanggungjawab sehingga menyengsarakan rakyat Indonesia.
c.        Bidang Sosial Budaya
Bidang Sosial Budaya yaitu masuknya budaya asing yang negatif yang mengikis kebudayaan asli Indonesia yang pada akhirnya merusak moral bangsa dan negara.

2.     Ancaman dari Dalam
        Ancaman dari dalam antara lain:
a.        Peristiwa kerusuhan
b.       Bentrokan antar suku
c.        Separatisme (kegiatan untuk memisahkan diri dari NKRI)

Berikut ini contoh gerakan-gerakan separatisme yang pernah mengancam persatuan dan kesatuan NKRI

1. DI/TII
   Gerakan DI/TII singkatan dari Darul Islam/ Tentara Islam Indonesia. Gerakan ini terjadi di beberapa tempat, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Aceh dan Kalimantan Selatan. Gerakan DI/TII di setiap daerah dipimpin oleh orang yang berbeda, yaitu sebagi berikut :
   a.  Pimpinan DI/TII di Jawa Barat adalah Sekarmaji Marijan Kartosuwiryo
   b. Pimpinan DI/TII di Jawa Tengah adalah Amir Fatah
   c.  Pimpinan DI/TII di Sulawesi Selatan adalah Kahar Muzakar
   d. Pimpinan DI/TII di Aceh adalah Daud Beureuh
   e. Pimpinan DI/TII di Kalimantan Selatan adalah Ibnu Hajar

2. Gerakan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA)
   Peristiwa pemberontakan APRA terjadi pada tanggal 23 Januari 1950 di Bandung. Gerakan ini dipimpin oleh kapten Belanda Reymond Westerling. Ia juga memmpin gerakan pembunuhan massal terhadap rakyat Sulawesi Selatan. Pada tanggal 24 Januari 1950 di daerah Pacet, TNI berhasil menghancurkan sisa gerombolan APRA.

3. Pemberontakan Andi Azis
    Pemberontakan Andi Azis berlangsung di Makassar pada tanggal 5 April 1950. Penumpasan dipimpin Kolonel Alex Kawilarang. Andi Azis ditangkap dan diadili pada tahun 1953.

4. Pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS)
   RMS terjadi pada tanggal 25 April 1950, dipimpin oleh Dr. Soumokil berpusat di Seram Ambon. Dalam penumpasan ini letkol Slamet Riyadi tertembak dan gugur seketika. Dr. Soumokil ditangkap tanggal 2 Desember 1963 dan dihukum mati.

5. Gerakan Aceh Merdeka (GAM)
    Gerakan Aceh Merdeka bertujuan agar daeerah Aceh lepas dari NKRI. GAM dipimpin oleh Hasan Tiro. Pada tanggal 15 Agustus 2005 ditandatangani Nota Kesepakatan Damai antara Indonesia dengan GAM di Vantar, Helsinki, Finlandia. Isinya antara lain pemerintah Indonesia turut menfasilitasi pembentukan partai politik lokal di Aceh dan pemberian amnesti bagi anggota GAM.

6. Gerakan Papua Merdeka (GPM)
   Gerakan papua merdeka didirikan pada tahun 1965. Tujuannya mewujudkan kemerdekaan bagian barat pulau Papua dari pemerintah Indonesia. Pada tanggal 1 Juli 1971, Oom Nicolas Jovwe dan dua komandan GPM, Seth Jafeth Raemkorem dan Jacob Hendrik Prai menaikkan bendera bintang fajar dan memproklamasikan berdirinya Papua Barat. Namun militer Indonesia segera dapat menumpasnya. Tapi tahun 1982, Dewan Revolusioner GPM mencari dukungan PBB, GNB, Forum Pasifik Selatan dan ASEAN.

Dalam sejarahnya, NKRI telah mengalami kehilangan sebagian wilayah Indonesia. Wilayah yang lepas dari NKRI tersebut, di antaranya:
a.     Timor timur
        Lepas dari NKRI pada tahun 1999 ketika Indonesia dipimpin oleh presiden BJ. Habibie melalui proses referendum   (jajak pendapat).
b.     Lepasnya Pulau Sipadan dan Ligitan
        Pulau Sipadan dan Ligitan adalah dua pulau yang berada di wilayah Kalimantan Timur. Pulau tersebut disengketa antara Indonesia dan Malaysia dan dimahkamah Internasional Indonesia kalah sehingga pada tanggal 17 Desember 2002  dinyatakan sebagai bagian dari Malaysia.

        Kedua peristiwa lepasnya wilayah Indonesia itu merupakan pelajaran bagi kita agar kita lebih sungguh-sungguh dan berhati-hati lagi dalam menjaga keutuhan NKRI.

Upaya-upaya dalam Menjaga Keutuhan Wilayah NKRI

Usaha-usaha dalam menjaga keutuhan NKRI, antara lain:
1.       Memelihara ketertiban dan keamanan yang dilakukan oleh masyarakat
2.       Menjaga agar tidak terjadi bentrokan antarsuku yang dilakukan oleh masyarakat
3.       Memberantas setiap usaha untuk memisahkan diri dari NKRI (separatisme)
4.       Menanamkan sikap toleransi
5.       Menjaga persatuan dan kesatuan
6.       Menghargai perbedaan
7.       Menjaga perbatasan Indonesia dengan negara lain.
8.       Menjaga pulau-pulau paling luar dari Indonesia yang berbatasan dengan negara lain yang dilakukan TNI.

Sikap yang dapat kita lakukan untuk mempertahankan tanah air, antara lain:
1.       Aktif dalam kegiatan bersama
2.       Merasa ikut memiliki fasilitas umum
3.       Mengembangkan sikap tertib dan disiplin
4.       Memberi bantuan tanpa pamrih
5.       Membina diri sebagai generasi yang dapat diandalkan

Perilaku dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara harus diterapkan di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Perilaku untuk menjaga keutuhan bangsa yang harus diterapkan di lingkungan keluarga, antara lain:
a.        Menciptakan suasana rukun di rumah
b.       Melaksanakan tanggung jawab kita sebagai anggota keluarga
c.        Saling menghormati antarsesama anggota keluarga

Perilaku untuk menjaga keutuhan bangsa yang harus diterapkan di lingkungan sekolah, antara lain :
a.        Mematuhi peraturan yang berlaku
b.       Saling tolong menolong dengan sesama teman
c.        Menghargai teman yang berbeda suku bangsa, agama, dan adat istiadat
d.       Mengikuti upacara bendera dengan khidmat.
       
  
http://yakucintaindonesia.blogspot.com/2012/10/rangkuman-materi-pkn-kelas-v.html
komentar | | Read More...

IPS: Persiapan Kemerdekaan Indonesia

Penulis : Unknown on Senin, 23 Maret 2015 | 14.29

Senin, 23 Maret 2015

Pada tahun 1944 Jepang terdesak dalam Perang Asia Pasifik, sehingga untuk menarik simpati rakyat Indonesia agar mau membantu Jepang dalam Perang ini. Maka Perdana Menteri Jepang, Koiso memberikan janji kemerdekaan Indonesia pada tanggal 24 Agustus 1945. Untuk merealisasikan janji tersebut, Maka di bentuklah BPUPKI (Badan Penyrlidik Usaha – Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) atau dalam bahasa Jepangnya Dokoritzu Djunbi Coosakai.
BPUPKI dibentuk pada tanggal 1 Maret 1945, Letnan Jendral Kumakici Harada selaku Panglima Perang, mengumumkan pembentukan BPUPKI. Lalu pada tanggal 29 April 1945, BPUPKI resmi dibentuk, sementara anggotanya di lantik pada tanggal 28 Mei 1945, dengan struktur keanggotaan Dr. Radjiman Wedyodiningrat sebagai ketua, Soeroso dan Ichi Bangase sebagai wakil. Jumlah anggota BPUPKI awalnya berjumlah 60 orang, lalu bertambah lagi 6 orang sehingga jumlah keseluruhan anggotanya adalah 66 orang.
nbjnKetua: Dr.Radjiman Wedyodningrat
Wakil: ichibangase dan Soeroso
Sekretaris: A.G Pringgodigdo
Anggota : 60 orang dan bertambah 6 orang
-Tugas BPUPKI : untuk menyelidiki dan merencanakan pemerintah Indonesia yang akan menerima kemerdekaan dari jepang dan menyusun ramncangan UUD.
BPUPKI mengadakan siding sebanyak dua kali.
-sidang pertama:  (29 Mei 1945-1 Juni 1945 )
Hasil sidang pertama=
  • konsep dasar Negara atau yang biasa kita sebut sebagai Pancasila.
  • Dalam sidang ini ada 3 tokoh yang menyampaikan konsep dasar Negara (Pancasila), yaitu :
  1. imagesMr. Muhammad Yamin (29 Mei 1945)
Dengan bunyi konsep Dasar Negara :
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kebangsaan Persatuan Indonesia
3. Rasa Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
4. Kerakyaktan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
  1. Mr. Supomo (31 Mei 1945)
    Dengan bunyi konsep Dasar Negara :
1. Persatuan
2. Kekeluargaan
3. Keseimbangan lahir dan bathin
4. Musyawarah
5. Keadilan Rakyat
  1. 220px-Presiden_SukarnoIr. Soekarno (1 Juni 1945)
    Dengan bunyi konsep Dasar Negara :
    1. Kebangsaan Indonesia
    2. Internasionalisme atau peri kemanusiaan
    3. Mufakat atau Demokrasi
    4. Kesejahteraan Sosial
    5. Ketuhanan Yang Maha Esa
Sebelum siding BPUPKI yang pertama selesai, terjadi masa Reses (istirahat). Pada masa Reses ini terbentuklah Panitaia Sembilan yang bertugas untuk membahas kembali Konsep Dasar Negara yg di rumuskan pada saat siding Pertama BPUPKI untuk mencapai kesepakatan yang menjadi Dasar Negara bagi Negara Indonesia.
Pada tanggal 22 Juni 1945, panitia Sembilan mengadakan pertemuan di rumah Laksamana Maeda untuk membahas usul – usul mengenai asas dasar yang telah dikemukakan pada saat siding pertama BPUPKI.
Kesembilan anggota Panitia Sembilan adalah :
  1. Ir. Sukarno (Ketua)
  2. Drs. Moh. Hatta (Wakil)
  3. Mr. A.A Maramis
  4. Abikoesno Tjokrosoejoso
  5. Abdul Kahar Muadzakir
  6. Hadji Agoes Salim
  7. Mr. Achmad Soebardjo
  8. K.H Wachid Hasyim
  9. Mr. Muhammad Yamin
Hasil kerja panitia Sembilan di sebut Jakarta Charter atau Piagam Jakarta, yang di dalamnya terdapat rumusan Pancasila. Yaitu :
  1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk – pemeluknya.
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan /perwakilan.
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Sidang kedua BPUPKI(10 – 17 Juli 1945):
  • Hasil dari sidang kedua ini adalah rancangan UUD 1945.
    Selanjutnya, BPUPKI membentuk Panitia Perancang UUD yang diketuai oleh Ir. Soekarno. Pada tanggal 11 Juli 1945 Panitia Perang UUD dengan suara bulat menyetujui isi Pembukaan UUD yang diambil dari Piagam Jakarta.
    Paniti Perancang UUD kemudian membentuk panitia kecil yang diketuai oleh  prof. Dr. Soepomo. Tugas panitia kecil perancang UUD adalah menyempurnakan dan menyusun kembali rancangan UUD yang telah disepakati . Dalam kesempatan itu, dibentuk pula “Panitia Penghalus Bahasa” yang terdiri atas Prof. Dr. Husein Djajadiningrat, Prof. Dr. Soepomo dan H. Agoes Salim
PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia)
Tanggal 7 agustus 1945, BPUPKI  dibubarkan karena dianggap telah selesai menyelesaikan tugasnya, dan digantikan dengan PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) atau dalam bahasa Jepangnya, Dokoritzu Djunbi Inkai. PPKI dibentuk atas usulan Jendral Terauchi. Keanggotaannya dilantik pada tanggal 9 Agustus 1945 di Dallat, Vietnam Selatan oleh Jendral Terauchi, dengan Ir. Sukarnosebagai Ketua,  Drs. Moh. Hatta sebagai wakil. Anggota PPKI awalnya berjumlah 21 orang, lalu, bertambah 6 orang sehingga jumlah akhir anggota PPKI sebanyak 27 orang
Dibentuk: 7 agustus 1945 atas usulan Jendral terauchi.
keanggotaan dilantik: 9 Augustus 1945 di Dallat, Vietnam Selatan oleh jendral Terauchi
Ketua: Ir.Sukarno
Wakil: Drs. moh hatta
anggota: 21 orang bertambah 6 orang.
Tugas PPKI :
  • mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pemindahan kekuasaan dari jepang ke Indonesia dan menetapkan UUD 1945.
PPKI mengadakan siding sebanyak dua kali. Sidang pertama pada tanggal 18 Agustus 1945. Hasilnya adalah sebagai berikut
  • Menetapkan UUD 1945
  • Memilih Ir. Sukarno sebagai presiden dan Mr. Moh Hatta sebagai wakil presiden
  • Untuk sementara tugas presiden dibantu oleh Komite Nasional sebelum terbentuknya MPR
Pada sidang ini, dilakukan pengesahan dasar Negara yang sebelumnya dirumuskan oleh panitia Sembilan. Pengesahan ini dilakukan dengan mencoret/mengganti bunyi sila pertama “ Dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk – pemeluknya” menjadi “ Ketuhana yang maha esa”
Pada tanggal 19 Agustus 1945, PPKI melaksanakan sidang keduanya yang menghasilkan dua buah keputusan, yaitu :
  1. Menetapkan 12 kementrian dalam lingkungan pemerintahan yaitu, Kementrian Dalam Negeri, Luar Negeri, Kehakiman, Keuangan, Kemakmuran, Kesehatan, Pengajaran, Sosial, Pertahanan, Penerangan, Perhubungan, dan Pekerjaan Umum.
  2. Membagi daerah Republik Indonesia dalam 8 provinsi, yaitu Sumatra, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sunda Kecil, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan.
Dan pada akhirnya, PPKI mengadakan sidangnya yang ketiga pada tanggal 22 Agustus 1945 dan berhasil mengambil keputusan untuk membentuk Komita Nasional Indonesia Pusat dan Daerah, Partai Nasional Indonesia, serta Badan Keamanan Rakyat.
 https://ananthalia19.wordpress.com/2013/02/01/proses-persiapan-kemerdekaan-indonesia/
komentar | | Read More...

Laporan Pengamatan

Penulis : Unknown on Jumat, 06 Maret 2015 | 13.08

Jumat, 06 Maret 2015

Contoh laporan hasil kunjungan
Hari Sabtu kemarin siswa kelas 5 SD Barenglor melakukan kunjungan ke
toko pertanian ”KONCO TANI” yang terletak di sebelah utara GOR Gelar
Sena. Dari kunjungan itu para siswa mencatat hal-hal penting kemudian
menulis laporan. Setelah menulis, laporan itu ditunjukkan kepada guru. Guru
memberikan saran perbaikan. Selanjutnya para siswa menulis laporan
dengan memerhatikan saran dari guru.


Contoh:
Laporan Hasil Kunjungan
Hari, tanggal : Kamis, 24 April 2007
Waktu : Pukul 08.30
Tempat yang dikunjungi : Toko Pertanian ”KONCO TANI”
Alamat : Jalan Mayor Sunaryo 13 Klaten
Hasil kunjungan : Toko pertanian ”KONCO TANI” yang terletak di sebelah utara
GOR Gelar Sena.
Toko pertanian ”KO sebesar itu hanya memiliki 3 orang karyawan. Sekarang toko tersebut
bertambah besar. Di sNCO TANI” dibuka sejak tahun 14 April 2001, dengan usaha menyediakan
bibit dan pupuk. Tokoamping menyediakan pupuk dan bibit, hampir semua benih tanaman
dan segala pupuk, bahkan alat-alat pertanian modern seperti, traktor, alat penyemprot dari
yang murah sampai yang mahal ada di tokoh itu. Karyawan yang membantu pun bertambah
menjadi 10 orang. Semuanya ramah dan selalu menghargai para pembeli. Wajarlah, kalau
toko pertanian itu sekarang bertambah maju.
Penyusun,
Sabrina Fruty
komentar | | Read More...

Surat Undangan

Coba, kamu perhatikan contoh surat undangan berikut!

U N D A N G A N
Buat Amel
di tempat
Assalamualaikum wr.wb.
Mengharap dengan hormat atas kehadiran teman-teman besok pada
hari : Minggu
tanggal : 13 September 2007
waktu : pukul 19.00
tempat : rumah Onisa
acara : membahas pelaksanaan ulang tahun sekolah
Diharapkan kehadiran teman-teman tepat waktu. Terima kasih.
Wassalamualaikum wr.wb.
Temanmu,
Onisa

Berdasarkan contoh tersebut surat undangan terdiri atas kop surat, nama dan
alamat, salam pembuka, isi undangan, penutup, dan pengundang. Isi surat undangan
antara lain: hari, tanggal, waktu, tempat, dan acara kegiatan.
komentar | | Read More...

Teks Proklamasi




komentar | | Read More...

Wilayah NKRI


Wilayah negara Indonesia dapat dilihat secara astronomis dan
secara geografis. Secara astronomis wilayah Indonesia terletak pada
6o Lintang Utara (LU) – 11o Lintang Selatan (LS) serta 95o Bujur
Timur (BT) – 141o Bujur Timur (BT). Secara geografis wilayah Indonesia
terletak di antara dua benua yaitu Benua Asia dan Benua
Australia serta dua samudra yaitu Samudra Pasifik dan Samudra
Hindia.
Wilayah Indonesia terdiri atas daratan dan lautan yang sangat
luas. Luas wilayah daratan Indonesia kurang lebih 1.904.413 km2.
Luas wilayah lautan kurang lebih 3.290.000 km2.
Wilayah Indonesia yang sangat luas tersebut dihuni oleh penduduk
yang jumlahnya sangat banyak pula. Jumlah penduduk Indonesia
mencapai lebih dari 200 juta jiwa. Jumlah penduduk Indonesia
menempati urutan yang keempat terbesar di dunia.
Penduduk Indonesia tersebar di berbagai pulau di Indonesia.
Mayoritas penduduk Indonesia bermukim di lima pulau utama, yaitu
Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Dari kelima pulau
tersebut, yang paling padat penduduknya adalah Pulau Jawa. Untuk
mengatasi masalah kepadatan penduduk yang belum merata, pemerintah
perlu mengadakan program transmigrasi. Transmigrasi adalah
perpindahan penduduk dari daerah yang berpenduduk padat ke daerah
yang penduduknya masih jarang.
Pulau-pulau di Indonesia terbagi menjadi beberapa provinsi. Saat
ini provinsi di Indonesia berjumlah 33 provinsi. Namun, pada awal
kemerdekaan jumlah provinsi di Indonesia tidak sebanyak saat ini.
Wilayah yang terlalu luas dapat menyebabkan pelayanan
pemerintah kepada masyarakat menjadi terhambat. Pulau Sumatra
termasuk pulau yang besar. Oleh karena itu, harus dibagi menjadi
beberapa provinsi.
komentar | | Read More...

Organisasi

Kebebasan Berorganisasi
Organisasi adalah sekelompok orang yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama.
Tujuan dibentuknya organisasi adalah untuk memudahkan tercapainya tujuan bersama.
Tujuan adalah target yang ingin dicapai.

Unsur-unsur organisasi meliputi :
1. Sekelompok orang
Organisasi tidak dapat terbentuk jika hanya ada satu orang
2.  Tujuan bersama
Sekelompok orang yang tidak mempunyai tujuan yang sama tidak dapat membentuk sebuah organisasi.
3. Kerjasama
Sekelompok orang yang mempunyai tujuan yang mempunyai tujuan yang sama jika tidak bekerjasama tidak dapat disebut sebagai sebuah organisasi.

4. Pengaturan.
Pengaturan dalam sebuah organisasi harus ada agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pengaturan meliputi struktur organisasi, pembagian tugas, pembagian kerja, penentuan AD dan ART, dll.

    Manfaat ikut aktif dalam organisasi antara lain :
komentar | | Read More...

Perilaku Umar bin Khattab


Umar bin Khattab adalah khalifah kedua setelah Abu Bakar. Sebagai khalifah,
Umar merupakan pemimpin ideal. Hidupnya bersama keluarganya sangat
sederhana. Ia juga sangat adil dan dekat dengan rakyatnya. Pada malam hari ia
sering berkeliling kampung untuk mengamati keadaan rakyatnya.
Banyak hal yang patut diteladani dari Umar bin Khattab, terutama sikap,
perilaku dan kepribadiannya. Adapun perilaku Umar bin Khattab yang patut kita
teladani sebagai berikut.
1. Bangsawan yang cerdas dan pemberani. Ketika hijrah ke Madinah Umar
bin Khattab berkata, siapa yang berani menghalangi hijrahku silakan
menghadangnya.
2. Sebagai sahabat setia yang selalu mendampingi perjuangan Nabi Muhammad saw.
Umar bin Khattab setelah masuk Islam setia mendampingi Rasulullah dalam setiap
perjuangannya. Ia sangat tegas kepada kaum kafir yang menghalangi dakwah Islam.
3. Mempunyai sikap tegas, teguh pendirian dan bijaksana dalam mengambil tindakan.
4. Sangat memperhatikan kepentingan rakyat kecil.
5. Sangat sederhana pola hidupnya. Pada suatu hari Umar bin Khattab bertanya
kepada sebagian sahabat, keadaanku yang bagaimanakah yang tidak engkau
sukai? Sahabat menjawab, “Engkau memakan dua apem dan memakai dua
baju, satu untuk siang dan satunya lagi untuk malam. Sejak saat itulah ia
hanya makan satu apem dan memakai satu baju untuk siang dan malam.”
6. Dalam menjalankan pemerintahan selalu bertindak adil dan memperhatikan
bawahannya.
7. Memiliki sikap kasih sayang terhadap rakyatnya dan sangat dermawan.
komentar (1) | | Read More...

Kisah Umar bin Khattab

Umar bin Khattab
Sebelum masuk Islam, Umar bin Khattab adalah salah satu musuh Nabi
Muhammad saw. Namun setelah memeluk Islam, ia menjadi sahabat Rasulullah
saw dan bahkan dipilih sebagai khalifah kedua setelah Abu Bakar As-Siddiq.
Umar bin Khattab berasal dari suku Adi. Suku Adi termasuk rumpun Quraisy
yang terpandang dan mempunyai kedudukan tinggi. Ibunya bernama Hamtamah.
Umar bin Khattab dilahirkan lebih muda 13 tahun dari Nabi Muhammad saw.
Umar bin Khattab diberi gelar Abu Hafsah artinya bapaknya Hafsah. Ia juga diberi
gelar Al-Faruq artinya pembeda antara yang haq dan batil. Umar bin Khattab lahir
pada tahun 581 M.
1. Umar bin Khattab Masuk Islam
Sebelum masuk Islam, Umar merupakan musuh Nabi saw dan para
pengikutnya. Ketika mengetahui bahwa adiknya, Fatimah, dan suaminya memeluk
Islam, ia sangat murka. Umar pun segera mendatangi adiknya, dan dengan penuh
emosi memukul Fatimah serta suaminya. Namun sesaat kemudian, Umar melihat
sebuah lembaran bertuliskan ayat Al-Qur’an. Ketika membacanya, perasaannya
menjadi tenang dan damai. Timbul keinginan untuk menemui Rasulullah saw.
Umar bin Khattab keluar dari rumah adiknya menuju ke tempat Rasulullah
saw. Menyambut kedatangan Umar bin Khattab, Rasulullah saw berkata, “Apa
yang telah mendorongmu datang kemari, wahai Umar?” Umar menjawab, “Hai
Nabi Allah, saya datang untuk memeluk agama Islam.”
komentar | | Read More...

Perilaku dan Keteladanan Abu Bakar

1. Keteladanan Abu Bakar
Di antara keteladanan Abu Bakar As-Siddiq ialah:
a. Abu Bakar mempunyai keimanan yang kuat dan kokoh. Keyakinannya
kepada Allah dan Rasul-Nya tidak pernah goyah sedikitpun. Ia termasuk
dalam golongan orang-orang yang pertama kali masuk Islam. Demi membela
Allah dan Rasul-Nya, Abu Bakar mengurbankan apa saja yang ia miliki. Hal
itu sebagai wujud dari keimanan yang teguh.
b. Abu Bakar berjuang tanpa pamrih. Selama ia mendampingi Rasulullah hijrah
dengan niat yang tulus ikhlas. Ia tidak pernah mengambil keuntungan baik
untuk dirinya maupun untuk keluarganya. Bahkan setelah ia menjadi khalifah
lebih banyak menyumbangkan seluruh harta dan pemikirannya untuk
perkembangan Islam.
c. Abu Bakar orang yang sangat setia kepada kejujuran dan kebenaran. Semua
ucapan dan perbuatannya selalu berdasarkan kebenaran dan untuk kebenaran,
berdasarkan ajaran Allah dan Rasul-Nya. Kesetiaan kepada kebenaran akan
melahirkan kejujuran, dan kejujuran akan membawa ke surga. Kesetiaan
Abu Bakar kepada Allah dan Rasul-Nya akan melahirkan keikhlasan untuk
mengamalkan agama Islam sepenuhnya serta kesediaan membela agama
Islam dan kaum muslimin.
2. Perilaku Abu Bakar
Kepribadian Abubakar As-Sidiq sangat dipengaruhi oleh kemantapan iman
dan keislaman. Hal ini tercermin dalam kehidupan sehari-harinya, baik kepada
keluarganya maupun kepada orang lain.
Adapun kepribadian Abubakar As-Sidiq yang patut kita teladani sebagai
berikut.
komentar | | Read More...

Blogger news

About

Blogroll

 
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Copyright © 2011. KELAS 5 SD PRIMA . All Rights Reserved.
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger